Friday, September 15, 2017

Mendidik Anak Cerdas Finansial Sejak Dini Day 2

Bismillahirrahmaanirrahiim


Hari kedua ini khayla masih keliru membuat laporan keuangannya. Akhirnya saya bimbing lagi. Apa yang diisi dikolom Keterangan, berapa nilai yang harus diisi dikolom Pemasukan, berapa nilai yang diisi dikolom Pengeluaran, dan berapa nilai yang diisi dikolom Saldo Akhir. Kemarin saya beri uang jajan Rp.2.500 dan masih ada sisa Rp.500. Hari ini saya beri Rp.3.000, sengaja ingin tahu apakah ada sisa lagi atau tidak. Setelah merinci untuk apa saja uang itu digunakan, ternyata...tidak bersisa sama sekali. Saldo akhirnya 0 😂😂.

Sementara Si Kecil Miftah, selalu berkata kalau dia ingin membeli mainan baru. Sebenarnya dia punya celengan, uangnya dia dapat saat Hari Raya Idul Fitri kemarin. Dan dia bilang dia akan beli mainan yang dia mau dengan uang tabungannya itu 😆. Tapi tentu saja tidak langsung kami kabulkan. Menunggu saat yang tepat untuk membelanjakan tabungannya itu.


#KuliahBunSayIIP
#Tantangan10Hari
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

Thursday, September 14, 2017

Mendidik Anak Cerdas Finansial Sejak Dini

Bismillahirrahmaanirrahiim


Begitu tahu Tantangan 10 Hari di Level 8 ini, saya langsung minta tolong pada Khayla untuk membuat laporan keuangan sederhana dari uang yang dia miliki.
Sebenarnya uang jajan dia perhari tidak banyak. Karena disekolah sudah disediakan catering, saya pikir uang jajannya tidak perlu banyak-banyak. Mau punya uang berapapun, ujungnya ya pasti habis. Apalagi mengingat anaknya gampang tergoda untuk beli ini itu, padahal tidak dia butuhkan.

Laporan keuangannya saya bagi menjadi 5 kolom. Tanggal, Keterangan, Pemasukan, Pengeluaran dan Saldo Akhir. Lalu saya jelaskan apa itu Pemasukan, Pengeluaran, dan Saldo Akhir. Saya kira dia sudah mengerti. Begitu malam harinya saya cek, saya pun mengernyitkan dahi melihat laporannya 😂😂. Akhirnya saya minta dia perbaiki lagi catatannya sambil diterangkan lagi apa yang harus ditulis ditiap kolomnya. Surprise, dari uang 2500 yang saya kasih, ternyata masih tersisa 500 rupiah 😁.



#KuliahBunSayIIP
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

Thursday, September 7, 2017

Aliran Rasa Semua Anak Adalah Bintang

Bismillahirrahmaanirrahim

Materi kali ini semakin menyadarkan saya kalau setiap anak itu memang unik. Biarpun adik kakak, tapi belum tentu sama. Baik itu kepribadiannya, kebiasaannya atau kesukaannya. Ini terlihat dari kedua anak saya.

Si Sulung Khayla, biarpun umurnya sudah 8 tahun, tapi masih sering menangis. Seringnya membesar-besarkan masalah yang menurut kami sepele. Adaaaa saja alasan dan kata-kata yang dia ucapkan yang kadang bikin kami menepuk dahi dan mengelus dada. Kadang juga seperti tidak punya semangat dan motivasi untuk mengerjakan sesuatu. Padahal saya sudah memberi motivasi, saran, atau solusi dengan mempraktekkan ilmu yang saya dapat dari materi Bunda Sayang. Tapi kadang tidak mempan. Bahkan kadang saya tidak mengerti dengan jalan pikirannya 😂.

Miftah divonis Speech Delay pada usia 20 bulan. Yang awalnya dia hanya banyak diam, sedikit-sedikit mau bersuara dan sekarang Alhamdulillah sudah mulai cerewet. Tapi ada yang saya rasa masih mengganjal yaitu ketidakpercayaan dirinya terutama jika berhadapan dengan orang baru, apalagi di lingkungan yang baru juga. Saya selalu menyemangati miftah untuk lebih berani dan tidak malu untuk bermain dengan yang lain.

Saya percaya fase ini harus saya jalani. Walaupun kadang saya tidak bisa sabar, walaupun saya sering marah kepada anak, tapi saya selalu mendoakan yang terbaik untuk mereka. Dengan kekurangan dan kelebihan mereka, saya berharap mereka jadi orang baik yang dapat memberi manfaat bagi bagi orang disekitar mereka.

Sunday, August 27, 2017

Semua Anak Adalah Bintang Day 10

Bismillahirrahmaanirrahiim


Alhamdulillah, setelah malam tadi Miftah minum obat, hari ini suhu badannya sudah normal kembali dan dia bangun tidur dengan senyum diwajah.

Seperti yang saya janjikan, tadi saya membelikannya bola sepak. Miftah terlihat senang sekali. Bolanya langsung dimainkan berdua bersama khayla.

Menjelang siang kami pergi ke tempat yang sudah lama ingin kami kunjungi yaitu Bale Apung Sangkuriang, satu tempat makan terapung di daerah Batujajar. Untuk ke Bale Apung tersebut kita harus menaiki perahu yang khusus mengantarkan orang-orang yang akan makan di Bale Apung dan kembali ke darat. Seingat saya, ini pengalaman pertama kami bersama-sama menaiki perahu. Ayah, khayla dan miftah sengaja memilih duduk di dek perahu, bukan ditempat duduk yang telah disediakan.

Seperti umumnya di rumah makan khas sunda, di bale apung ini juga ada banyak ikan yang dipelihara dan bisa diberi makan. Ikan yang ada antara lain ikan patin, ikan lele dan ikan nila. Pemandangan ini menarik perhatian miftah dan khayla. Saya juga baru tahu kalau ikan patin itu ternyata agresif soal makanan dan bergeraknya cepat sekali. Selesai makan, kami pun kembali menaiki perahu dan mereka bertiga kembali duduk di dek kapal 😆.

Sesampainya dirumah, khayla dan miftah kembali bermain bola. Mainnya lebih seru lagi karena sore itu banyak teman-teman yang sedang bermain juga. Memang semenjak liburan sekolah kemarin, khayla dan miftah jadi lebih sering bermain diluar. Temannya pun bertambah. Saya melihat ini sebagai hal yang positif terutama bagi miftah. Karena kepercayaan diri miftah masih kurang, saya berharap sedikit-sedikit akan muncul keberanian dan kepercayaan dirinya. Untuk khayla juga, karena termasuk anak yang umurnya lebih besar, harapannya dia bisa memberi contoh yang baik, bisa mengambil keputusan dan mencari solusi dengan memakai logikanya. Setiap anak memang unik, tidak ada yang sama. Sebagai orangtua, kita hanya bisa mendampingi, mengarahkan dan tidak lupa mendoakan anak-anak kita.


#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga

Saturday, August 26, 2017

Semua Anak Adalah Bintang Day 9

Bismillahirrahmaanirrahiim


Hari Sabtu adalah hari bebas menonton TV untuk Khayla. Beberapa waktu yang lalu saya sengaja memindahkan TV karena khayla susah sekali kalau disuruh mandi sore atau shalat. Saking seringnya sampai saya kesal dan akhirnya mencabut kabel-kabel yang tersambung ke TV. Awalnya dia memang protes, tapi lama kelamaaan dia mau menerima.
Kebetulan hari ini ada acara anak Du bi du bi dam di RTV. Acara yang berisi lagu, gerak dan tari ini jadi salah satu acara favorit khayla. Dia selalu semangat mengikuti gaya tarian yang diperagakan. Apalagi kalau lagunya pun dia hapal. Tapi suara khayla sih nggak bagus-bagus amat. Malahan kadang suaranya seperti yang serak 😆

Tadinya hari ini saya mau beli bola sepak untuk miftah. Karena dia sudah berkali-kali memintanya tapi saya menundanya. Begitu mau beli..eehh anaknya malah demam. Dari siang terlihat muyung terus. Tapi Alhamdulillah makan mah mau. Tadi malah sempat joget-joget ketika ada lagu baru di serial upin ipin. Agar sakitnya tidak berkepanjangan, saya pun memberinya obat penurun panas. Mudah-mudahan besok atau lusa miftah sudah sehat seperti biasa

#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunSay
#BintangKeluarga

Friday, August 25, 2017

Semua Anak Adalah Bintang Day 8

Bismillahirrahmaanirrahiim


Masya Allah, tadi malam saya tidur dan nggak ingat kalau mau setor tantangan dihari ke 8 😢😢.

Jadi ceritanya saya akan pergi berbelanja kebutuhan untuk olshop saya. Pengennya sih banyak tempat yang saya datangi, tapi ternyata waktunya tidak memungkinkan. Pagi harinya mengisi dulu program Jumat Hangat di WAG Bunda Sayang Bandung 2. Itupun telat karena saya menunggu opening dari pejabat kelas. Saya japri Teh Atin, eehh Teh Atin pikir, saya mau langsung aja membuka programnya 😆. Hadeuuhh mana saya berani, merasa nggak punya wewenang 😁. Sebelumnya, mendadak disuruh Pak Suami untuk membungkus dan mengirim paket, sementara dusnya tidak ada. Untungnya sudah ada warung yang buka dan pemiliknya berbaik hati memberikan dus untuk saya.

Setelah Program Jumat Hangat selesai, saya dan miftah pun pergi untuk mengantarkan paket dan melanjutkan perjalanan ke Alun-alun Bandung. Seperti biasa, kami naik bis Damri. Alat transportasi ini jadi salah satu favoritnya miftah selain kereta naik. Sebelum bisa naik bis, kami harus naik angkot terlebih dahulu. Sekarang-sekarang ini miftah maunya duduk dekat jendela. Mungkin enak karena bisa merasakan hembusan angin 😆. Saking enaknya, saya lihat mata miftah sudah sayu. Waahh..sudah ngantuk lagi? Biasanya ini belum waktu tidurnya. Miftah pun saya pangku. Turun dari angkot, saya berjalan beberapa meter untuk sampai ke jalan utama. Sayang sekali sepertinya bis ke Bandung sudah lewat sehingga saya harus menunggu cukup lama untuk bisa naik bis berikutnya. Menunggunya sambil berdiri dan menggendong miftah yang sedang tertidur. Pegelnyaaa... 😥.

Miftah akhirnya bangun begitu kami sudah sampai di Alun-alun Bandung. Toko yang jadi tujuan saya tidak begitu jauh dari Halte bis. Itu sebabnya saya senang kalau ke sini. Ya sekalian belanja, ya sekalian ngajak miftah jalan-jalan 😊. Saya berikan bekal makanan dan menyuruh miftah untuk duduk karena biasanya saya akan lama belanjanya mengingat toko ini selalu ramai. Tidak terasa sudah jam 13.30. Saya belum shalat dan miftah belum makan siang. Diluar toko ada pedagang yang menjual sosis berukuran besar dan miftah merengek-rengek ingin membeli sosis itu. Bukannya ga mau beli, tapi Alun-alun kan termasuk Zona Merah, tidak boleh ada PKL dan yang ketahuan belanja dari PKL akan dikenakan denda. Awal-awalnya peraturan ini memang berjalan. Tapi lama kelamaan, PKL mulai bermunculan lagi. Padahal petugas SatPol PP selalu ada diseputaran Alun-alun.

Akhirnya saya tawarkan pada miftah untuk membeli sosis di RM Ampera, sekalian saya mau numpang shalat. Untungnya miftah mau. Sembari menunggu saya shalat, saya suruh miftah untuk memakan nasi dan sosisnya. Sosisnya sudah pasti habis, nasinya? Masih utuh.. 😑.
Dari situ kami kembali ke Halte Bis. Lagi-lagi ketinggalan bis. Bis menuju Ciburuy sudah pergi dan terpaksa kami menunggu bis selanjutnya datang. Tapi miftah sih happy-happy aja. Bisa melihat kendaraan yang lalu lalang. Ada Ambulance, mobil polisi, selain tentunya bis-bis damri. Tiap ada yang datang dia bertanya "bis itu mau kemana?". "Kalau yang itu mau kemana?". Begitulah.. 😊. Dalam hati bersyukur juga tadi dia sudah tidur cukup lama, jadinya sekarang batrenya fully charge ya, kalau HP mah.. 😆.

Bis Ciburuy pun datang, saya langsung menggendong miftah agar kami bisa cepat masuk dan masih kebagian tempat duduk. Saya ajak miftah untuk duduk dipaling belakang yang kursinya lebih tinggi, disamping jendela, supaya pemandangannya luas dan bahkan miftah bisa berdiri 😆. Tumben, bisnya langsung pergi, biasanya lama menunggu penumpang dulu. Syukur lah, biar bisa cepat pulang ke rumah. Disepanjang perjalanan miftah tidak berhenti berceloteh. Apa yang dia lihat pasti dia komentari. Ada toko mainan, dia bilang "mau beli beko remot disini..". Kadang diselingi juga dengan menyanyi lagu-lagu yang pengucapan liriknya pun belum dia bisa 😂😂. Sepertinya dia sudah hapal dengan rute bis. Dia tahu kalau kita akan melewati tempat yang banyak beko-nya. Miftah seneng banget sama yang namanya beko. Mungkin karena laki-laki ya..sukanya sama kendaraan. Tiba di daerah Cibeureum, dia tanya apa nama jalan ini. Dan dia bilang kalau rumah Neneknya ada disini. Memang betul, Nenek dari Ayah tinggal didaerah Cibeureum. "Deket yey kleta api" lanjutnya. Memang iya juga, tidak jauh dari rumah Nenek, ada rel kereta api.
Begitulah cerita kami dihari Jumat kemarin. Sepertinya kami lelah, sehingga kami tidur cepat dan saya lupa menulis setoran hari ke 8 😂😂.

Oiya, tadi  buka-buka buku pelajaran Khayla. Ada Buku mata pelajaran PK atau Pendidikan Karakter. Disitu ada kertas-kecil dengan tulisan-tulisan. Rupanya itu dibuat oleh teman-temannya. Isi tulisannya macam-macam, tapi intinya khayla itu orangnya baik karena suka membagi makanan, mengajak bermain, suka menolong, dan meminjamkan barang. Hmm..semoga karakter-karakter yang baik, selalu ada di pribadi anak-anak saya. Aamiin...

#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga

Thursday, August 24, 2017

Semua Anak Adalah Bintang Day 7

Bismillahirrahmaanirrahiim

Di Paud-nya Miftah, sering ada pembagian kertas berbentuk bintang untuk anak yang mengikuti semua kegiatan dari awal. Jujur Miftah belum pernah dapat karena datangnya terlambat terus 😆. Hari ini juga Miftah datang telat lagi, karena saya tidak bisa menemukan kunci rumah dan pagar. Kan khawatir, kalau meninggalkan rumah tanpa dikunci. Tapi tadi saat bubaran, Miftah ikut mengantri untuk mendapatkan "bintang" yang hari ini bentuknya es krim. Dia tampak semangat kalau ada pembagian sesuatu, tidak mau ketinggalan 😁. Saya pikir dia tidak akan diberi, tapi Alhamdulillah, Bunda Nur memberi dan menempelkan es krim itu di baju miftah. Miftah pun keluar ruangan dan tersenyum senang pada saya. Lebih-lebih pada saat saya belanja ke warung dan miftah membeli es sungguhan 😁


Sore harinya sepulang menjemput khayla, saya teringat punya niat untuk membuat bola-bola coklat. Melihat saya membawa perlengkapan dan bahan-bahannya, khayla dan miftah langsung berkeinginan untuk ikut ambil bagian. Mereka pun bergantian menghancurkan biskuit. Lalu menuangkan susu kental manis. Bersama-sama kami membentuk adonan tersebut dan menggulingkannya ke meises. Sudah jadi deehh, bola-bola coklatnya. Saya yakin ini adalah resep yang sering dipakai untuk memgajarkan anak membuat makanan 😁.
Oiya, khayla bilang dia jadi ingin berjualan bola-bola coklat disekolah. Saya tidak menolak, tapi jangan besok dan bukan menjual bola-bola coklat yang sudah dibikin tadi. Ini cuma iseng menghabiskan biskuit yang tidak dimakan-makan 😆. Mungkin minggu depan saja kalau memang khayla mau jualan


#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga