Showing posts with label Semua anak adalah bintang. Show all posts
Showing posts with label Semua anak adalah bintang. Show all posts

Thursday, August 24, 2017

Semua Anak Adalah Bintang Day 7

Bismillahirrahmaanirrahiim

Di Paud-nya Miftah, sering ada pembagian kertas berbentuk bintang untuk anak yang mengikuti semua kegiatan dari awal. Jujur Miftah belum pernah dapat karena datangnya terlambat terus 😆. Hari ini juga Miftah datang telat lagi, karena saya tidak bisa menemukan kunci rumah dan pagar. Kan khawatir, kalau meninggalkan rumah tanpa dikunci. Tapi tadi saat bubaran, Miftah ikut mengantri untuk mendapatkan "bintang" yang hari ini bentuknya es krim. Dia tampak semangat kalau ada pembagian sesuatu, tidak mau ketinggalan 😁. Saya pikir dia tidak akan diberi, tapi Alhamdulillah, Bunda Nur memberi dan menempelkan es krim itu di baju miftah. Miftah pun keluar ruangan dan tersenyum senang pada saya. Lebih-lebih pada saat saya belanja ke warung dan miftah membeli es sungguhan 😁


Sore harinya sepulang menjemput khayla, saya teringat punya niat untuk membuat bola-bola coklat. Melihat saya membawa perlengkapan dan bahan-bahannya, khayla dan miftah langsung berkeinginan untuk ikut ambil bagian. Mereka pun bergantian menghancurkan biskuit. Lalu menuangkan susu kental manis. Bersama-sama kami membentuk adonan tersebut dan menggulingkannya ke meises. Sudah jadi deehh, bola-bola coklatnya. Saya yakin ini adalah resep yang sering dipakai untuk memgajarkan anak membuat makanan 😁.
Oiya, khayla bilang dia jadi ingin berjualan bola-bola coklat disekolah. Saya tidak menolak, tapi jangan besok dan bukan menjual bola-bola coklat yang sudah dibikin tadi. Ini cuma iseng menghabiskan biskuit yang tidak dimakan-makan 😆. Mungkin minggu depan saja kalau memang khayla mau jualan


#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga

Monday, August 21, 2017

Semua Anak Adalah Bintang Day 4

Bismillahirrahmaanirrahiim

Kemarin kami berkesempatan berpartisipasi di sebuah acara playdate dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI. Daftarnya untuk khayla dan miftah, tapi dari malam  khayla mengeluh sakit perut. Daripada kenapa-kenapa, akhirnya khayla batal ikut.

Yang seringnya ikut playdate untuk anak-anak ini memang Miftah, karena acaranya bisa saja pas weekday, sementara hari biasa kan khayla-nya sekolah. Sengaja saya ikutkan miftah, selain dalam rangka bermain, juga untuk menambah kepercayaan dirinya agar tidak malu-malu bermain dengan peserta yang banyak, dan belum tentu sudah kita kenal.

Acara untuk peserta umur 3-4 tahun dimulai dengan Circle Time dan dongeng dari Abah Wahyu dan Bunda Dyah yang kebetulan adalah sepupu saya. Walaupun sama sekali tidak bersuara, tapi miftah mau duduk tanpa ada saya didekatnya. Lama-lama miftah memandang saya lalu mulai berdiri mau menghampiri. Saya pikir dia mau duduk dekat saya, eh ternyata dia ingin BAB. Saya langsung menggendong miftah dan membawa tas, kalau-kalau dia BAB dicelana. Soalnya jarak dari lapang tempat kita bermain ke kamar mandi, lumayan jauh. Untungnya yang saya khawatirkan tidak terjadi 😅. Sekembalinya ke tempat utama, ternyata kelompok kecil sedang memetik bunga untuk kegiatan selanjutnya. Saya pun langsung menyuruh miftah untuk ikut serta. Mereka mengambil beberapa bunga dan dikumpulkan ke Abah Wahyu. Setelah itu, dibagikanlah selembar kertas bergambar vas bunga dan lem kepada setiap anak. Jadi diatas gambar vas, dioleskan lem kemudian menempelkan bunga yang tadi sudah dipetik. Saya tahu miftah tidak begitu suka dengan lem, tapi untungnya ada Kakak dari panitia yang mau membersamai miftah menyelesaikan kegiatan pertama ini 😊

Setelah itu kami pindah ke saung yang letaknya dekat kamar mandi yang tadi kami datangi. Disini akan ada lomba makan kerupuk sambil duduk dikursi. Seperti halnya di PAUD kemarin, kali ini pun miftah ogah makan kerupuknya. Mulutnya cuma terbuka 1 cm dan kerupuk hanya menempel dibibirnya 😂😂. Saya sih tidak mau memaksa..walaupun gemas karena anak-anak disebelahnya bersemangat sekali makan kerupuknya. Yang perempuan malah lucu, dengan santainya dia makan kerupuk yang digantung sambil kedua tangannya memegang kerupuk tersebut 😁

Dari sini lanjut ke pos berikutnya. Hmm...ternyata mancing ikan-ikanan yang terbuat dari spons dan ditempeli besi dibagian mulutnya agar kail bisa melekat. Setelah menunggu antrian, akhirnya miftah kebagian juga dan dia nampak exciting apalagi karena sudah berhasil mengambil 3 ikan sesuai instruksi. Beres memancing, pindah ke sebelahnya. Disini anak-anak harus mengambil 3 uang koin yang dimasukkan kedalam container berisi air dan waterbeads. Entah kenapa, kalau berhubungan dengan air, anak-anak mah pasti merasa senang 😊. Alhamdulillah miftah juga semangat nyari koin di air, dan senyumnya tersungging saat koin sudah ada ditangannya.

Pos 1 dan 2 sudah dilewati, kami kembali ke lapang utama melanjutkan permainan. Disini anak-anak diharuskan membawa bola kecil sambil melewati rintangan sederhana yang telah disiapkan lalu memasukkannya ke kardus yang telah dilubangi dan ditempeli gambar singa yang sedang membuka mulutnya. Tidak disangka, miftah juga bersemangat dengan kegiatan ini. Walaupun bola sudah dimasukkan, miftah masih mau mengulangi permainan ini sampai beberapa kali.

Untuk kelompok dengan usia yang lebih besar, lebih seru karena ada lomba tarik tambang antara peserta laki-laki dan perempuan. Bahkan diujung acara, semua anak boleh ikut bergabung untuk ikut tarik tambang melawan Kakak-kakak panitia. Saya suruh miftah untuk ikut beragabung, tapi seperti yang sudah saya duga, miftah menolak 😆. Ya sudah lah, kita jadi penonton saja.

Sebagai penutup acara, semua diberi pin dan bendera kecil sebagai tanda telah selesainya misi yang dilakukan. Senang lagi nih, miftah, kalau soal dikasih-kasih hadiah 😁. Dipimpin Kakak panitia, anak-anak bersama-sama menyanyikan lagu nasional sambil tangannya mengerakkan bendera milik masing-masing. Miftah sih hanya memegang bendera saja tanpa ada keinginan untuk bersuara. Padahal saya yakin dia sudah familiar dengan lagunya, tapi malu untuk ikut nyanyi 😆.

Setelah acara selesai dan beberapa peserta sudah mulai pulang, kami masih ditempat karena menunggu dijemput Ayah. Melihat bola nganggur, saya pun mengajak miftah bermain bola dilapang. Miftah nampak asyik bermain bola. Aktifitas ini membuatnya tersenyum dan tertawa. Dan memang setelah saya tanya, kegiatan ini jadi favoritnya setelah memancing dan mengambil koin di air 😁


#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga


Friday, August 18, 2017

Semua Anak Adalah Bintang Day 1

Bismillahirrahmaanirrahiim


Pagi ini tanggal 17 Agustus bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-72. Seperti umumnya, dilingkungan rumah kami pun ada beberapa acara yang biasa digelar.
Saya berkata pada Khayla, kalau ada lomba mewarnai, dia bisa ikut berpartisipasi. Tapi bukannya bersemangat, dia malah merengek karena crayonnya ada disekolah. Saya tawarkan untuk memakai pinsil warna yang didapat dari acara Open House Jurusan Kimia ITB. Dia bilang ada disekolah juga. Saya tawarkan lagi untuk memakai crayon yang wadahnya bergambar Frozen, tapi dia menolak dengan alasan crayonnya kurang enak dipakai. Terakhir saya tawarkan lagi untuk memakai crayon merk Titi. Lagi-lagi dia menolak karena warnanya sudah tidak lengkap dan crayonnya sudah potong-potong. Saya jadi pusing mau bilang apalagi 😂. Sebenarnya saya tidak tahu juga apakah kali ini akan ada lomba mewarnai atau tidak. Yang saya tahu, Khayla memiliki kelebihan dalam hal menggambar dibanding kami, orangtuanya, jadi saya ingin dia memiliki banyak jam terbang dan pengalaman agar kemampuannya semakin terasah. Saya pikir, untuk lomba setingkat RW, tidak perlu lah, pakai crayon yang bagus. Yang penting kan proses dan hasil pengerjaannya. Terakhir dia ikut lomba mewarnai dibulan Ramadhan kemarin, hasilnya kurang sedikit lagi yang masih kosong. Sayangnya waktu sudah habis dan kertas harus dikumpulkan.

Tapi melihat reaksinya yg menangis dan marah, saya jadi kesal. Dia bilang dia tidak mau ke lapang kalau tidak mengikuti kegiatan apa-apa. Padahal saya suruh dia ke lapang, untuk mencari tahu dahulu, apakah ada lomba mewarnai atau tidak. Tapi khayla tetap pada pendiriannya. Untuk mencaikan suasana, Ayah membawa khayla dan Miftah pergi naik mobil untuk mengantar Mbah Husein cuci darah di RS. Sekembalinya mereka dari RS sekitar jam 8.30, saya masih sibuk dengan kegiatan domestik dan belum sempat ke lapangan. Akhirnya Ayah, khayla dan miftah pun pergi ke lapang. Selesai dari lapang, khayla tidak ikut pulang, katanya bertemu teman dan mengajaknya ikut Gerak Jalan. Untungnya selesai Gerak Jalan khayla kembali dulu ke rumah, karena dia belum mandi. Dia bilang dia mau ikut lomba tapi daftarnya harus dengan orangtua. Ayahpun menyuruh saya untuk ke lapang mengantarkan khayla. Baiklah, kata saya, asal anaknya mandi dulu.

Sesampainya dilapang, ternyata lomba mewarnai sudah mau dimulai dan sedang membuka pendaftaran. Saya dan khayla pun ke meja pendaftaran. Begitu khayla menempati tempat duduk khusus peserta, saya kembali ke rumah dan mengambil crayon merk Titi. Saya tidak peduli apakah crayon yang sudah patah-patah ini mau dipakai atau tidak yang penting saya sudah bawakan. Yaa akhirnya sih dia pakai juga..karena mungkin tidak ada pilihan lagi 😁. Saya perhatikan, gambarnya cukup banyak detail. Tapi anehnya khayla malah mengerjakan detail itu yang menurut saya menyita banyak waktu. Saya sarankan padanya untuk mewarnai bagian yang besar-besar dulu, baru nanti lengkapi detailnya. Saya ingin agar khayla bisa menyelesaikan tugas sebelum waktunya habis. Peserta lain sudah ada yang selesai dan kakak panitia sudah mengingatkan kalau waktunya sudah mau habis karena ada perlombaan yang lain. Sampai lomba selesai masih ada 3 anak termasuk khayla yang belum menyelesaikan mewarnainya. Tidak apa-apa sih karena menang bukanlah tujuannya. Tapi sorenya saya katakan pada khayla, dia masih belum bisa menyelesaikan pekerjaannya, sama seperti waktu perlombaan sebelumnya.

Sesudahnya khayla ingin ikut lagi perlombaan lainnya. Saya dan suami menyuruhnya untuk mendaftar sendiri tanpa kami temani karena anak-anak lain pun begitu. Awalnya khayla tidak mau tapi setelah kami yakinkan, mau juga dia mendaftar sendiri. Saya dan miftah pun pulang dulu ke rumah.

Siangnya saya kembali ke lapang untuk mengecek khayla. So far, sepengelihatan saya dan dari cerita-ceritanya, dia menikmati waktunya bersama teman-temannya, mau mengikuti beberapa permainan, bahkan mau membantu anak yang lebih kecil darinya


#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga