Thursday, November 30, 2017

Membangun Karakter Anak Melalui Dongeng Day 1

Bismillahirrahmaanirrahiim

Rada gemes liat Si Sulung Khayla yang mengerjakan sesuatu itu seringnya pake lama. Sampai saya atau Ayahnya jadi marah. Lihat boneka kecil dan puzzle jam, saya jadi keidean untuk bercerita dengan boneka kecil itu sebagai pemeran utamanya bernama Berry. Saya bercerita kepada Miftah dan Khayla pun menghampiri kami.

Jam di puzzle menunjukkan jam 5 pagi dan cerita berawal dari Berry, si boneka beruang yang sedang tidur lalu bangun malas-malasan walaupun alarm di jam sudah berbunyi. Setelah dibangunkan Ibunya, dia pun pergi ke kamar mandi untuk mengambil wudhu dan solat. Jam saya putar ke angka 1/2 6. Waktunya Berry mandi. Sambil bercerita, sambil saya bertanya apa yang Berry lakukan selanjutnya. Miftah bilang kalau habis mandi, gosok gigi. Saya pancing lagi, setelah gosok gigi apa yang dilakukan? "Pake handuk". "Ya..udah gosok gigi, pake handuk, trus apalagi?". "Pake baju". Saya ingin menekankan hal ini pada anak-anak karena kadang mereka suka main-main begitu selesai mandi, bukannya ambil dan mengenakan baju 😑.

Saya putar jam ke angka 6, waktunya makan pagi. Selesai makan Berry beruang pergi ke sekolah. Jam 12 ceritanya Berry sudah pulang sekolah. Setelah ganti baju tidak lupa shalat dilanjutkan dengan makan siang. Boleh nonton TV tapi sebentar saja lalu tidur siang. Cerita berlanjut dijam 3. Bangun tidur siang, sholat Ashar. Setelah shalat, bebas, boleh apa saja, main diluar, baca buku, main sepeda, bermain dengan teman-teman.
Jam 1/2 5, dijadwalkan untuk mandi sore. Mandinya nggak pake lama, nggak seperti realita-anak sukanya main-main air. Sembari nunggu adzan magrib, boleh lah nonton TV lagi 😁. Sudah beres solat magrib, baca Al-quran. Lanjut makan malam, shalat isya dan istirahat.

Dengan mendongeng seperti ini saya sih berharapnya anak-anak bisa lebih menghargai waktu dan disiplin. Semua ada waktunya, ada waktu serius ada juga waktu santai






Saturday, November 25, 2017

Aliran Rasa Think Creative

Bismillahirrahmaanirrahiim


Dimateri kali ini sepertinya Member tidak hanya disuguhi oleh ilmu-ilmu baru, tapi juga motivasi-motivasi agar lebih bersemangat dalam perkuliahan Bunda Sayang ini.

Minggu kemarin saya menghadiri Mentoring FOTA PAS di Salman dan apa yang disampaikan oleh pematerinya sangat menarik. Beliau bilang sebenarnya manusia menggunakan otaknya hanya beberapa persen, belum sampai maksimal.
Subhanallah, Allah telah menciptakan kita dengan begitu sempurna, tapi kadang kita sendiri yang tidak pernah menyadarinya dan mengacuhkannya.

Materi kali ini sebenarnya mengingatkan saya pada anak sulung saya. Entah kenapa dia sering sekali mengatakan "nggak bisa", "susah", ah pokonya yang sifatnya negatif lah... saya sampai kesel dibuatnya. Misalnya nih, mau ambil celana dilemari bagian atas. Dia bilang susah. Lalu saya beri solusi untuk cari kursi supaya mudah meraihnya. Tapi tetap saja bilangnya nggak bisa 😑. Atau mencari barang. Belum juga satu menit mencari, sudah bilang "nggak ada",😧. Jadi, punya masalah, tapi diberikan solusi tidak mau menerima. Teringat materi ini saya jadi sering bilang, "berpikir kreatif dong, kamu kan sudah besar..jangan pake emosi atau marah. Kalau emosi gitu malah jadi nggak bisa mikir..".

Semoga setelah mendapatkan materi ini, saya selalu bisa berpikir kreatif, mencari solusi dari tantangan yang ada, dan termotivasi untuk melakukan hal-hal yang baik.



Saturday, November 11, 2017

Think Creative Day 10

Bismillahirrahmaanirrahiim

Hari ini saya dan anak-anak berkesempatan untuk mengunjungi Taman Lalu Lintas yang saat ini sudah direnov dan terlihat lebih bagus dari sebelumnya.

Sesampainya di TLL, anak-anak minta naik korsel. Beres naik korsel, khayla ingin naik sepeda. Khayla sih tidak masalah. Tapi miftah, sebelumnya dia belum pernah naik sepeda roda 4. Sepeda yang ada dirumah lebih pendek dan masih roda 3, hadiah ulang tahunnya yang ke-1.

Miftah ini anaknya masih banyak ketakutan dan khawatir akan sesuatu. Saya sadari itu. Sebelum naik sepeda, saya yakinkan dulu kalau miftah bisa naik sepeda roda 4. Miftah berani, tidak takut.
Begitu naik, dia masih kesulitan mengayuh pedalnya. Saya bilang, sama saja dengan menganyuh pedal sepeda yang ada dirumah. Saya minta dia untuk berusaha menganyuh lagi. Karena masih kesulitan, akhirnya saya dorong punggungnya. Setelah bisa maju, saya lepas dorongan dipunggungmya lalu berjalan mendahuluinya. Lalu miftah berteriak "bunda, tunggu!!".. hihi, mulai deh rasa takutnya keluar. Saya yakinkan miftah kalau saya tidak akan meninggalkannya. Cuma ingin ngambil foto dia aja 😁. Akhirnya saya dekati miftah lagi, saya dorong lagi punggungnya kalau dia kesulitan menganyuh. Lalu saya lepas lagi. Begitu terus sampai akhirnya sewa selama 15 menit pun berakhir.

Sesudah makan, khayla ingin main sepeda lagi. Ya miftah pun saya ajak juga, sambil melihat kemampuannya setelah tadi mencoba naik sepeda roda 4. Alhamdulillah, kali ini miftah lebih percaya diri dan berani. Walaupun masih nengok-nengok ke belakang ke arah saya atau meminta agar dia tidak ditinggalkan 😁.

Friday, November 10, 2017

Think Creative Day 9

Bismillahirrahmaanirrahiim

Rencananya hari ini mau ke ATM karena mau bayar SPP PAUD Miftah, bayar listrik, beli beras, belanja buat masak hari ini dll dkk. Tapi ATM didepan kompleks rumah lagi error dari kemarin. ATM lain yang terdekat ya di Borma Kerkof. Lumayan jauh, harus pake angkot dulu. Karena ga ada simpanan uang, akhirnya saya pakai dulu uang tabungan punya Miftah 🙈🙈. Saya utamakan dulu untuk bayar SPP karena itu menyangkut hak-hak gurunya. Masih ada sisa, saya belikan 2 kilo beras dan daging karena rencananya hari ini mau masak soto bandung. Uang miftah ini pastinya akan saya ganti setelah saya bisa mengambil uang di ATM. Tapi sayang sekali ATM di Borma pun lagi pada error. Ya sudahlah..pulang saja. Toh masih ada uang sisa bayar SPP.

Begitu sampai rumah, saya merebus daging. Sambil mengerjakan PR dari PakSu yang belum juga selesai. Tadinya ngejait mau dikerjakan pagi-pagi, eehh mendadak ada info dari WAG PAUD kalau hari ini ada pertemuan orangtua. Terpaksa lah ditunda dulu sampai siang.

Beres masak soto, saya tergoda untuk mendokumentasikannya. Beberapa tahun kebelakang, saya ikut komunitas foto di Instagram yang nama akunnya @uploadkompakan. Jadi setiap harinya ada tema yang diberikan dan kita harus setor foto yang sesuai dengan tema tersebut. Dulu saya sempat rajin setor, malah kalau nggak setor sehari, rasanya ada yang kurang 😆. Tapi lama kelamaan saya jadi rada bosan juga. Apalagi karena sekarang digarasi dipasang canopy, sehingga didalam rumah jadi gelap. Sedangkan photography itu kan butuh cahaya yang banyak.

Naahh hari ini tema @uploadkompakan-nya "makanan berkuah". Cocok kaann dengan soto bandung yang saya buat 😉. Tapi bagaimana ya, hujan bikin rumah tambah gelap. Aha! Ada ide. Coba saja pakai lampu mejanya punya PakSu. Siapa tau cahayanya cukup untuk memotret 2 mangkok kecil berisi soto. Ambil alas foto dan mulai mencari posisi dan angle yang bagus. Hmm..kayaknya harus nambah properti lagi buat meramaikan foto. Saya ambil lap merah yang selalu jadi andalan. Lumayan, jadi ada yang berwarna. Menyesuaikan dengan cahaya lampu, akhirnya saya putuskan untuk mengambil foto dari atas saja. Masih ada space kosong, sepertinya bagus kalau ada sendok. Saya pun mengambil sendok kayu dan menyimpannya dibagian kiri bawah. "Cekrek", "cekrek". Not bad..gambarnya lumayan terang, tinggal di edit pakai App Snapseed. Dan fotopun siap diapload 😊

Thursday, November 9, 2017

Think Creative Day 8

Bismillahirrahmaanirrahiim

Hari ini dapat tugas unik dari PakSu. Disuruh bikin lubang-lubang kecil berbentuk kotak di kain felt. Mentang-mentang saya suka craft, jadi aja kebagian tugas kayak begitu 😆.

Bukan main-main juga sih..karena kain felt yang dilubangi ini adalah bagian dari Thesis-nya. Nggak ngerti buat apa, pokonya nurut aja deh kalau disuruh suami 😁. Dari penjelasan yang tidak begitu saya pahami, saya mencoba meraba-raba apa yang saya harus lakukan. Untungnya sekarang ada WA ya, jadi bisa langsung kirim foto dan tahu apakah yang saya kerjakan salah atau betul. Ternyata yang pertama mah salah. Akhirnya saya bikin seperti contoh yang ada. Saya kirim lagi foto polanya. Setelah di-ACC saya mulai menggunting pola yang telah saya buat. Fiiuhh..ternyata tidak gampang menggunting kotak-kotak tersebut. Selain kecil dan banyak, guntingnya kurang tajam, jadinya malah menghambat pekerjaan. Padahal itu guntingnya baru dibeli karena gunting kojo saya nggak tau ada dimana.

Dari pagi saya mulai mengerjakannya. Ya pastinya diselingi kegiatan domestik. Harusnya saya menjemput khayla yang pulang les menggambar, tapi hujan sudah turun dan PR dari suami belum beres. Untungnya PakSu mau menjemput khayla sehingga saya bisa terus melubangi kain.

Sampai mereka pulang ke rumah, pekerjaan saya belum selesai. Masih ada beberapa kotak yang belum saya lubangi. PakSu pikir sudah beres. Hadeuuhh..saya bilang coba aja dikerjain sendiri, belum tentu sanggup 😑.

Satu selesai, masih ada yang harus dikerjakan yaitu menempelkan fabric conductive dengan cara dijahit. Sudah pasti bagian saya ini mah.. 😁. Saat ini masih ada yang harus dikerjakan, tapi saya ijin sebentar mau mengerjakan laporan dihari ke-8 ini 😆

Wednesday, November 8, 2017

Think Creative Day 7

Bismillahirrahmaanirrahiim

Hari ini hari produktifnya saya. Habis subuh udah masak buat sarapan. Lanjut nyetrika. Beres sebagian, terusin ngebilas cucian yang baunya mulai tidak sedap karena dicucinya kemarin 😆. Terakhir bersihin kamar mandi sambil mandi karena mau shalat dzuhur.

Dari kemarin sebenernya udah pengen bebersih dapur. Apalagi PakSu komplen ngeliat sebagian isi kulkas yang tidak jelas 🙈. Pas lagi nyuci piring, tiba-tiba ada air yang kena rice cooker. Wadduuhh..karena ga ada tempat nasinya, si air jadi masuk ke bagian dalamnya. Euhh ini mah One Thing Lead To Another, jadinya nyuruh bebersih dapur... 😁.

Rice cooker-nya minta dibersihin. Beberapa waktu lalu sempet dipake masak nasi merah. Sebelnya, rice cooker jadi ikut-ikutan berwarna juga. Terus sayanya nggak apik, bukannya langsung dibersihin, malah dibiarin gitu aja sampai akhirnya mengering dan bikin kotor rice cooker 🙈🙈. Saya lap, saya gosok, saya sikat semua bagian yang kotor. Pas bagian luarnya, kok nggak bersih-bersih ya? Harus diapain nih? Rice cookernya jadi keliatan kusam. Saya berpikir. Lalu teringat dengan tips-tips untuk membersihkan kotoran. Kok saya kepikiran sama odol ya? Saya ambil odol, dioles ke bagian luar rice cooker terus coba digosok. Wah, bersih! Saya langsung semangat dan ambil sedikit odol lagi dan mulai menggosok. Alhamdulillah, rice cookernya bisa kinclong lagi, hee..

Sorenya saya ingin mencoba resep baru yang namanya Tokkebi. Tokkebi ini intinya sosis yang dilapisi tepung lalu diberi potongan kentang. Pertama buat dulu tepungnya, campuran dari terigu dan maizena. Katanya adonan tepung ini harus kental biar kentangnya bisa nempel. Sosisnya saya celupkan ke adonan terigu lalu diberi potongan kentang. Lho..kok kentangnya nggak nempel di sosis? Gimana ngegorengnya kalau begini? Apa yang salah ya? Apa kurang maizena? Karena minyak goreng sudah panas, akhirnya saya masukkan kentang ke adonan terigu dan mencoba menggoreng dengan menyendokkan adonan kentang+terigu, sosis ditengah, lalu saya taruh lagi sesendok adonan diatas sosis. Biarlah percobaan pertama gagal. Mudah-mudahan rasanya mah nggak gagal 😁. Beres ngegoreng 4, saya cek lagi resepnya di internet. Halagh! Ternyata saya lupa nggak pake telur..pantesan atuuhh nggak nempel 😂😂. Biarpun bentuknya rada aneh, tapi anak-anak mah suka aja dan nggak cukup makan satu. Besok coba bikin lagi aahh...jangan lupa telurnya 😁


Tuesday, November 7, 2017

Think Creative Day 6

Bismillahirrahmaanirrahiim

Punya akun jualan di Marketplace ternama tapi ngurusnya masih males-malesan. Jadinya performanya pun nggak bagus.
Pengen dong, dagangannya dibeli orang. Harus berbuat sesuatu nih. Harus mulai bebenah dan berubah biar performanya jadi lebih baik.

Minggu lalu ada sharing di Grup Mitra Anaya Hijab tentang optimasi di Marketplace yang saya maksud. Penasaran juga pengen nyoba yang event Promo. Kali pertama gagal. Kali kedua juga belum sukses. Entah berapa kali edit, tuh.. Coba lagi coba terus sampai akhirnya sukses update 1 produk. "Ooohh...gotcha!". Ngerti lah sekarang mah. Dari 1 produk, tambah lagi jadi beberapa produk yang didiskon. Fiuuhh.. lega.. dan senang karena bisa mengikat ilmu dengan praktek 😊