Bismillahirrahmaanirrahiim
Hari ini anak-anak masih tidak ingin baca buku. Lebih tertarik untuk main playdoh, nonton, lompat-lompat dikasur, pretend play, yang pasti mah ngeberantakin rumah 😆. Karena pekerjaan saya tidak terlalu banyak, saya putuskan untuk membaca buku Fiqih Wanita. Bukunya tebal siihh, sepertinya tidak mungkin kalau bukunya habis dibaca dalam satu hari. Sebelumnya juga sedang baca buku yang berjudul Kisah-kisah dalam Al-quran, tapi ya gitu..bukunya tebal juga. Sampai sekarang setengahnya pun belum selesai dibaca 😁.
Buku Fiqihnya juga hanya sebagian yang dibaca, hanya Bab-bab tertentu yang memang saya ingin ketahui. Jadi saya tidak menempelkan daun dipohon. Besok saya akan coba ajak anak-anak lagi untuk baca buku
#Gamelevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst
Wednesday, June 14, 2017
Tuesday, June 13, 2017
Menstimulasi Anak Suka Membaca Day 6
Kemarin pagi menjelang siang akhirnya jadi juga bunda dan miftah baca buku. Tadinya sih bacanya mau malam sebelumnya sebelum miftah tidur. Tapi pas bunda mau bacakan bukunya, ternyata miftahnya sudah tidur 😆.
Judul bukunya Kisah Nabi Muhammad SAW seri Halo Balita. Karena memang ditujukan untuk balita, jadi tulisannya tidak terlalu banyak. Nampaknya miftah cukup tertarik dengan isi bukunya karena minta dibaca ulang lagi
Dahan paling rimbun masih milik khayla tapi 2 hari ini khayla enggan membaca buku karena lebih memilih bermain playdoh yang kami buat bersama
#Gamelevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst
Judul bukunya Kisah Nabi Muhammad SAW seri Halo Balita. Karena memang ditujukan untuk balita, jadi tulisannya tidak terlalu banyak. Nampaknya miftah cukup tertarik dengan isi bukunya karena minta dibaca ulang lagi
Dahan paling rimbun masih milik khayla tapi 2 hari ini khayla enggan membaca buku karena lebih memilih bermain playdoh yang kami buat bersama
#Gamelevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst
Monday, June 12, 2017
Menstimulasi Anak Suka Membaca Day 5
Bismillahirrahmanirrahiim
Minggu pagi kami semua sudah siap pergi karena rencananya khayla akan ikut lomba mewarnai di Masjid Agung Cimahi. Walaupun disana tidak sampai selesai acara, tapi kami tiba dirumah lagi menjelang tengah hari. Sesampainya dirumah, bunda sibuk dengan cucian dan anak-anak sibuk main berdua. Sekitar jam 2 kami keluar lagi karena akan berkunjung ke Kopo, rumah orangtua saya. 3 minggu yang lalu Alm. Bapa saya meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit. Suami belum berkunjung lagi karena minggu kemarin sedang tugas keluar kota.
Dijalan saya baru ingat kalau HP saya tertinggal, padahal mau setor laporan hari ke-4. Mau bawa buku juga lupa, buat baca-baca dimobil. Di Kopo, sempat sih saya baca buku milik Alm. Bapa, tapi belum selesai karena terpotong waktunya berbuka 😆. Khayla juga sempat baca komik kesukaannya, karena kebetulan adik saya bekerja di Penerbitnya. Tapi entah apakah tamat atau tidak. Hari ini tidak ada daun yang tertempel 😑
#Gamelevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst
Minggu pagi kami semua sudah siap pergi karena rencananya khayla akan ikut lomba mewarnai di Masjid Agung Cimahi. Walaupun disana tidak sampai selesai acara, tapi kami tiba dirumah lagi menjelang tengah hari. Sesampainya dirumah, bunda sibuk dengan cucian dan anak-anak sibuk main berdua. Sekitar jam 2 kami keluar lagi karena akan berkunjung ke Kopo, rumah orangtua saya. 3 minggu yang lalu Alm. Bapa saya meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit. Suami belum berkunjung lagi karena minggu kemarin sedang tugas keluar kota.
Dijalan saya baru ingat kalau HP saya tertinggal, padahal mau setor laporan hari ke-4. Mau bawa buku juga lupa, buat baca-baca dimobil. Di Kopo, sempat sih saya baca buku milik Alm. Bapa, tapi belum selesai karena terpotong waktunya berbuka 😆. Khayla juga sempat baca komik kesukaannya, karena kebetulan adik saya bekerja di Penerbitnya. Tapi entah apakah tamat atau tidak. Hari ini tidak ada daun yang tertempel 😑
#Gamelevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst
Sunday, June 11, 2017
Menstimulasi anak suka membaca Day 4
Bismillahirrahmaniirrahiim
Tidak disangka, walaupun khayla baru menyelesaikan program menara buku dari sekolah, tapi dia masih mau untuk membaca lagi agar bisa menempel daun lagi dipohon literasi. Sampai saat ini memang dahan punya khayla yang paling rimbun 😊.
Kemarin miftah mengambil satu buku yang isinya sangat sederhana. Bukunya pun bekas, kami beli waktu jalan-jalan di cikapundung. Judul bukunya Sleepy Snail. Isi bukunya hanya gambar dengan sedikit tulisan yang menceritakan seekor siput yang sudah mengantuk dan bersiap-siap untuk tidur. Pertama miftah membacanya sendiri dengan bahasanya yang singkat. Lalu saya ceritakan kembali agar dia semakin mengerti. Sesudahnya saya berikan daun untuk dia tempel dipohon. Bunda dan miftah baru punya 2 daun 😆
#Gamelevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst
Saturday, June 10, 2017
Menstimulasi Anak Suka Membaca Day 3
Bismillahirrahmanirrahim
Saya tertarik dengan satu buku yang berjudul 'misteri dipasar terapung'. Seingat saya, saya tidak pernah membeli buku ini apalagi membacanya. Ternyata Khayla bilang buku itu diberi dari sekolah.
Saya pun mulai membacanya dan mengajak miftah untuk ikut membaca disamping saya. Khayla pun ikut datang. Ceritanya cukup unik karena menceritakan seorang anak laki-laki yang akan berbelanja dipasar terapung dengan menggunakan sampan. Anak itu tidak membawa uang melainkan pisang. Jadi pisang akan digunakan sebagai alat untuk barter. Saya jelaskan apa itu barter, dimana kita bisa bertukar barang dengan barang milik orang lain.
Saya jelaskan pula cerita ini berlatarbelakang di pulau Kalimantan. Disana kita bisa temui pasar terapung, orang-orang berjualan dan membeli dengan memakai sampan.
Setelah selesai membaca buku ini ternyata ada pesan didalamnya, yaitu tentang penyelamatan orang utan. Karena dibuku ini diceritakan kalau ada 2 anak orangutan yang mencuri barang-barang disampan orang-orang. Anak orangutan ini dipelihara oleh seorang bapak karena merasa kasihan, induk orangutan mati karena terkena jerat. Si anak laki-laki pun menyarankan untuk membawa anak orangutan tersebut ke pusat rehabilitasi untuk orang utan.
*Satu daun pun ditempel di pohon literasi*
Oiya sebenarnya saya ingin menyertakan foto dipostingan hari ke-2, tapi entah kenapa, fotonya tidak masuk juga. Mudah-mudahan tidak mengurangi esensi dari laporan saya 😊
#Gamelevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstochangeIMustChangeFirst
Saya tertarik dengan satu buku yang berjudul 'misteri dipasar terapung'. Seingat saya, saya tidak pernah membeli buku ini apalagi membacanya. Ternyata Khayla bilang buku itu diberi dari sekolah.
Saya pun mulai membacanya dan mengajak miftah untuk ikut membaca disamping saya. Khayla pun ikut datang. Ceritanya cukup unik karena menceritakan seorang anak laki-laki yang akan berbelanja dipasar terapung dengan menggunakan sampan. Anak itu tidak membawa uang melainkan pisang. Jadi pisang akan digunakan sebagai alat untuk barter. Saya jelaskan apa itu barter, dimana kita bisa bertukar barang dengan barang milik orang lain.
Saya jelaskan pula cerita ini berlatarbelakang di pulau Kalimantan. Disana kita bisa temui pasar terapung, orang-orang berjualan dan membeli dengan memakai sampan.
Setelah selesai membaca buku ini ternyata ada pesan didalamnya, yaitu tentang penyelamatan orang utan. Karena dibuku ini diceritakan kalau ada 2 anak orangutan yang mencuri barang-barang disampan orang-orang. Anak orangutan ini dipelihara oleh seorang bapak karena merasa kasihan, induk orangutan mati karena terkena jerat. Si anak laki-laki pun menyarankan untuk membawa anak orangutan tersebut ke pusat rehabilitasi untuk orang utan.
*Satu daun pun ditempel di pohon literasi*
Oiya sebenarnya saya ingin menyertakan foto dipostingan hari ke-2, tapi entah kenapa, fotonya tidak masuk juga. Mudah-mudahan tidak mengurangi esensi dari laporan saya 😊
#Gamelevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstochangeIMustChangeFirst
Friday, June 9, 2017
Menstimulasi Anak Suka Membaca Day 2
Bismillahirrahmanirrahim
Hari ini Bunda dan Miftah ada keperluan keluar rumah, sekalian saja beli perlengkapan untuk membuat pohon literasi. Berhubung wifi di rumah mati, sekarang tidak bisa sesuka hati buat googling. Jadi susah buat belanja ide 😆. Akhirnya diputuskan saja untuk membuat pohon dari karton yang tidak begitu besar agar bisa ditempel di dinding dan tidak terlalu tinggi agar miftah yang paling kecil bisa menempelkan daunnya sendiri.
Dengan kemampuan menggambar bunda yang pas-pasan, digambarlah dikarton putih sebuah pohon dengan 4 cabang. Ditiap cabangnya diberi karton lagi dengan bentuk menyerupai rimbunan daun. Satu untuk ayah, satu untuk bunda, satu untuk khayla, satu lagi untuk miftah. Saya bagian menggambar, khayla bagian menggunting. Miftah juga ingin memggunting, tapi saat saya beri instruksi agar menggunting bentuk daun tepat digaris yang ada pensilnya, dia tidak sanggup. Akhirnya saya beri kertas payung berwarna coklat untuk miftah gunting-gunting. Dari situ bunda punya ide, guntingan-guntingan itu ditempel saja di batang pohon agar lebih terlihat seperti pohon. Kami bertiga pun menempel kertas payung sampai menutupi karton putih. Tadaaaa...pohon literasi kami sudah jadi... besok-besok tinggal baca buku dan menempelkan daunya 😊
#Gamelevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst
Hari ini Bunda dan Miftah ada keperluan keluar rumah, sekalian saja beli perlengkapan untuk membuat pohon literasi. Berhubung wifi di rumah mati, sekarang tidak bisa sesuka hati buat googling. Jadi susah buat belanja ide 😆. Akhirnya diputuskan saja untuk membuat pohon dari karton yang tidak begitu besar agar bisa ditempel di dinding dan tidak terlalu tinggi agar miftah yang paling kecil bisa menempelkan daunnya sendiri.
Dengan kemampuan menggambar bunda yang pas-pasan, digambarlah dikarton putih sebuah pohon dengan 4 cabang. Ditiap cabangnya diberi karton lagi dengan bentuk menyerupai rimbunan daun. Satu untuk ayah, satu untuk bunda, satu untuk khayla, satu lagi untuk miftah. Saya bagian menggambar, khayla bagian menggunting. Miftah juga ingin memggunting, tapi saat saya beri instruksi agar menggunting bentuk daun tepat digaris yang ada pensilnya, dia tidak sanggup. Akhirnya saya beri kertas payung berwarna coklat untuk miftah gunting-gunting. Dari situ bunda punya ide, guntingan-guntingan itu ditempel saja di batang pohon agar lebih terlihat seperti pohon. Kami bertiga pun menempel kertas payung sampai menutupi karton putih. Tadaaaa...pohon literasi kami sudah jadi... besok-besok tinggal baca buku dan menempelkan daunya 😊
#Gamelevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst
Thursday, June 8, 2017
Menstimulasi Anak Suka Membaca Day 1
Bismillahirrahmanirrahim
Tantangan kali ini tidak terlalu asing terutama bagi saya dan khayla, karena program serupa Pohon Literasi ini sudah menjadi program disekolah Khayla beberapa waktu yang lalu. Namanya programnya 'Menara Buku'. Jadi setelah anak membaca 1 buku, ditulis di lembar laporannya, apa judul bukunya, berapa halaman, dan termasuk kategori yang mana, apakah itu referensi, komik, novel, dsb. Setelah dilaporkan, anak akan mendapatkan 1 sticker berbentuk buku. Ketebalan sticker tergantung jenis buku yang dibaca. Nanti sticker itu ditempel disatu tempat sampai menyerupai buku yang menumpuk. Siapa yang stickernya paling tinggi, akan mendapat hadiah dari sekolah.
Kemarin hari terakhir sekolah, khayla bilang dia dapat lagi sticker dari gurunya. Padahal sudah lama sekali laporannya, tapi stickernya baru diberi sekarang. Malahan saya pikir program Menara Buku itu 'menguap' begitu saja 😆.
Lalu saya pun bilang kalau saya akan melakukan hal yang serupa, tapi namanya "Pohon Literasi". Buat pohon dari kertas, lalu tempel didinding. Kalau sudah baca, tulis judul bukunya di daun dan tempelkan daun tersebut dipohon. Khayla dan Miftah cukup antusias begitu tahu saya mau bikin pohon literasi. Besok rencananya mau beli bahan yang dibutuhkan dan mulai mengerjakannya bersama-sama. Bisa jadi family project juga kan yaaaa??? 😉
#Gamelevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst
Tantangan kali ini tidak terlalu asing terutama bagi saya dan khayla, karena program serupa Pohon Literasi ini sudah menjadi program disekolah Khayla beberapa waktu yang lalu. Namanya programnya 'Menara Buku'. Jadi setelah anak membaca 1 buku, ditulis di lembar laporannya, apa judul bukunya, berapa halaman, dan termasuk kategori yang mana, apakah itu referensi, komik, novel, dsb. Setelah dilaporkan, anak akan mendapatkan 1 sticker berbentuk buku. Ketebalan sticker tergantung jenis buku yang dibaca. Nanti sticker itu ditempel disatu tempat sampai menyerupai buku yang menumpuk. Siapa yang stickernya paling tinggi, akan mendapat hadiah dari sekolah.
Kemarin hari terakhir sekolah, khayla bilang dia dapat lagi sticker dari gurunya. Padahal sudah lama sekali laporannya, tapi stickernya baru diberi sekarang. Malahan saya pikir program Menara Buku itu 'menguap' begitu saja 😆.
Lalu saya pun bilang kalau saya akan melakukan hal yang serupa, tapi namanya "Pohon Literasi". Buat pohon dari kertas, lalu tempel didinding. Kalau sudah baca, tulis judul bukunya di daun dan tempelkan daun tersebut dipohon. Khayla dan Miftah cukup antusias begitu tahu saya mau bikin pohon literasi. Besok rencananya mau beli bahan yang dibutuhkan dan mulai mengerjakannya bersama-sama. Bisa jadi family project juga kan yaaaa??? 😉
#Gamelevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst
Subscribe to:
Posts (Atom)